Pages

Minggu, 15 Juni 2014

Makna dan Etika Berjabat Tangan serta Keutamannya

oleh
Amrullah (3101 1101 1756)

MAKNA :
1.Berjabat Tangan dengan Gaya yang Kuat (Menggenggam Erat)
  Gaya bersalaman seperti ini menunjukkan bahwa cenderung ambisius dan ingin mencapai sesuatu dengan jalan pintas. Dalam kehidupan sosialisasipun Anda sering bersikap egois dan mementingkan diri sendiri

2. Berjabat Tangan dengan Gaya dua tangan
  Gaya bersalaman seperti ini menunjukkan Anda pandai menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya. Anda bisa bersikap sangat ramah pada orang yang tidak anda sukai.

 
3. Berjabat Tangan dengan Gaya ngambang
  Gaya bersalaman atau berjabat tangan seperti ini dilakukan selintas dengan menyentuh tangan lawan bicara. Jabat tangan ini menandakan bahwa Anda tidak berminat pada orang yang baru.


4. Berjabat Tangan dengan Gaya genit
  Umumnya cara ini dilakukan jika berjabat tangan dengan lawan jenis. Hal ini menunjukkan bahwa Anda pribadi yang suka menghalalkan segala cara demi tercapainya keinginan Anda. Terlebih jika berkaitan dengan bisnis. Gaya ini juga menandakan bahwa Anda mudah terpesona oleh hal-hal yang bersifat lahir atau fisik.

5. Berjabat Tangan dengan Gaya profesional
  Gaya bersalaman atau berjabat tangan seperti ini dilakukan dengan menjabat erat tangan dengan cukup erat, tidak terlalu menekan dan tidak sampai menyakiti. Lama jabat tangan ini sekitar tiga detik. Gaya ini menunjukkan Anda pribadi yang hangat, profesional, dan positive thinking.


 ETIKA :

1.Jabat tangan biasanya dilakukan dalam posisi berdiri dan berhadapan. Hal ini berarti Anda
   menunjukkan rasa hormat. Jika sedang duduk, berdirilah saat akan berjabat tangan.
2. Jika akan duduk kembali di kursi, duduklah setelah orang lain mulai duduk.
 3. Saat berjabat tangan, rapatkan jari-jari Anda dan eratkan genggaman. Letakkan    jempol di atas tangan lawan jabat tangan Anda. Sedangkan jari-jari lainnya dilekatkan di telapak tangannya, lalu goyangkan dengan gerakan ke atas dan bawah sebanyak dua hingga tiga kali. Jangan terlalu keras dalam menggenggam tangan orang lain, tapi pastikan posisi tangan Anda mantab menggapai tangan lawan jabat tangan Anda. 
4. Saat berjabat tangan kontak mata perlu dijaga dan berilah senyuman hangat.
    Hindari untuk melihat ke arah tangan saat berjabat tangan.
    Dengan saling menatap akan menunjukkan rasa percaya diri Anda.
5. Selama berjabat tangan, Anda bisa mengucapkan kalimat-kalimat singkat. Seperti ucapan selamat pagi atau siang.
6. Saat mengakhiri pertemuan, jangan lupa untuk kembali berjabat tangan. Hal ini merupakan tanda perpisahan dengan gaya profesional.

KEUTAMAANNYA :
Dari al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا
Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan,
kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka berdua sebelum mereka berpisah.

 Hadits yang mulia ini menunjukkan keutamaan berjabat tangan ketika bertemu,
dan ini merupakan perkara yang dianjurkan berdasarkan kesepakatan para ulama
bahkan ini merupakan sunnah yang muakkad (sangat ditekankan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Kampus Banjarbaru

Kampus Banjarbaru

Kampus Pangeran Antasari

Kampus Pangeran Antasari

Total Tayangan Halaman

Kampus Sultan Adam

Kampus Sultan Adam