oleh
Amrullah (3101 1101 1756)
MAKNA :
1.Berjabat Tangan dengan Gaya yang Kuat
(Menggenggam Erat)
Gaya bersalaman seperti ini menunjukkan
bahwa cenderung ambisius dan ingin mencapai sesuatu dengan jalan pintas. Dalam
kehidupan sosialisasipun Anda sering bersikap egois dan mementingkan diri
sendiri
2.
Berjabat Tangan dengan Gaya dua tangan
Gaya
bersalaman
seperti ini menunjukkan Anda pandai menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya.
Anda bisa bersikap sangat ramah pada orang yang tidak anda
sukai.
3.
Berjabat Tangan dengan Gaya ngambang
Gaya
bersalaman
atau berjabat tangan seperti ini dilakukan selintas dengan menyentuh tangan
lawan bicara. Jabat tangan ini menandakan bahwa Anda tidak berminat pada orang
yang baru.
4.
Berjabat Tangan dengan Gaya genit
Umumnya cara ini dilakukan jika berjabat
tangan dengan lawan jenis. Hal ini menunjukkan bahwa Anda pribadi yang suka
menghalalkan segala cara demi tercapainya keinginan Anda. Terlebih jika
berkaitan dengan bisnis. Gaya ini juga menandakan bahwa Anda mudah terpesona
oleh hal-hal yang bersifat lahir atau fisik.
5.
Berjabat Tangan dengan Gaya profesional
Gaya bersalaman atau berjabat tangan seperti ini dilakukan dengan menjabat erat tangan dengan cukup erat, tidak terlalu menekan dan tidak sampai menyakiti. Lama jabat tangan ini sekitar tiga detik. Gaya ini menunjukkan Anda pribadi yang hangat, profesional, dan positive thinking.
Gaya bersalaman atau berjabat tangan seperti ini dilakukan dengan menjabat erat tangan dengan cukup erat, tidak terlalu menekan dan tidak sampai menyakiti. Lama jabat tangan ini sekitar tiga detik. Gaya ini menunjukkan Anda pribadi yang hangat, profesional, dan positive thinking.
ETIKA :
1.Jabat
tangan
biasanya dilakukan dalam posisi berdiri dan berhadapan. Hal
ini berarti Anda
menunjukkan rasa hormat. Jika sedang duduk, berdirilah saat akan berjabat
tangan.
2. Jika akan duduk kembali di
kursi, duduklah setelah orang lain mulai duduk.
3.
Saat berjabat tangan, rapatkan jari-jari Anda dan eratkan genggaman. Letakkan jempol di atas tangan lawan jabat tangan
Anda. Sedangkan jari-jari lainnya dilekatkan di
telapak tangannya, lalu goyangkan dengan gerakan ke atas dan bawah
sebanyak
dua hingga tiga kali. Jangan terlalu keras dalam menggenggam tangan
orang
lain, tapi pastikan posisi tangan Anda mantab menggapai tangan lawan jabat
tangan Anda.
4.
Saat berjabat tangan kontak mata perlu dijaga dan berilah senyuman hangat.
Hindari
untuk melihat ke arah tangan saat berjabat tangan.
Dengan
saling
menatap akan menunjukkan rasa percaya diri Anda.
5.
Selama berjabat tangan, Anda bisa mengucapkan kalimat-kalimat singkat. Seperti
ucapan
selamat pagi atau siang.
6.
Saat mengakhiri pertemuan, jangan lupa untuk kembali berjabat tangan. Hal
ini
merupakan tanda perpisahan dengan gaya profesional.
KEUTAMAANNYA :
Dari al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu
‘anhu, dia
berkata,
Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا
مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا
“Tidaklah
dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan,
kecuali
akan diampuni (dosa-dosa) mereka
berdua sebelum mereka berpisah.“
Hadits
yang
mulia ini menunjukkan keutamaan berjabat tangan ketika bertemu,
dan
ini
merupakan perkara yang dianjurkan berdasarkan kesepakatan para ulama
bahkan
ini merupakan sunnah yang muakkad
(sangat ditekankan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar